Program Makan Bergizi Gratis di Tanjungpinang Timur Salurkan Ribuan Porsi untuk Pelajar

TANJUNGPINANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Pada Selasa (20/1/2026), kegiatan penyaluran MBG dilaksanakan di Kelurahan Melayu Kota Piring dengan menyasar sejumlah sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMK.

Kegiatan ini dilaporkan oleh Babinsa setempat, Serda Handi Rustanto, kepada Danramil 01/Kota sebagai bentuk monitoring dan pendampingan program peningkatan gizi bagi pelajar.

Penyaluran MBG dilakukan oleh dua yayasan penyelenggara, yakni Yayasan Kali Kedua Indonesia dan Yayasan Peduli Gizi Sehat.

Yayasan Kali Kedua Indonesia yang beralamat di SPPG Jalan Gatot Subroto No. 21/22 Kampung Bulang, Tanjungpinang Timur, di bawah pimpinan Kepala SPPG Lailatul Ulfa Kurniawati, menyalurkan sebanyak 920 porsi MBG di SMP Negeri 2 Tanjungpinang Timur, Jalan Kuantan Km 6. Dari jumlah tersebut, 872 porsi diberikan kepada siswa dan 48 porsi untuk tenaga pendidik.

Menu yang disajikan terdiri dari nasi, ayam bumbu kacang, tempe goreng, acar timun wortel, serta buah anggur. Menu ini mengandung nilai gizi seimbang, dengan porsi kecil memiliki energi 681 kkal dan protein 33,1 gram, sedangkan porsi besar mengandung energi 846 kkal dan protein 40,8 gram.

Sementara itu, Yayasan Peduli Gizi Sehat yang beralamat di SPPG Jalan Kijang Lama Komplek Metro Industrial Park C-06, Kelurahan Melayu Kota Piring, dipimpin oleh Kepala SPPG Herlambang Bintan Nugroho, menyalurkan MBG ke tiga sekolah.

Penyaluran dilakukan di SMK Widya Kesehatan Jalan DI Panjaitan Km 7 dengan 43 porsi, SD Negeri 008 Jalan RE Martadinata Km 6 sebanyak 262 porsi, serta SD Negeri 004 Jalan DI Panjaitan Km 7 dengan total 646 porsi.

Menu MBG dari yayasan ini terdiri atas nasi putih, rolade telur saus, kacang teri balado, orak-arik sayur, dan buah semangka. Untuk porsi kecil, kandungan energi mencapai 501,4 kkal dengan protein 14,8 gram, sedangkan porsi besar memiliki energi 809,7 kkal dan protein 20,5 gram.

Program MBG ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi seimbang bagi para pelajar serta mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar di sekolah. Pendampingan oleh aparat kewilayahan juga menjadi bentuk sinergi dalam memastikan program berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *