Bintan  

Babinsa Toapaya Asri Koramil 02/Bintim Monitor Pembagian Makan Bergizi di 11 Sekolah Binaan Yayasan Mitra Merah Putih

BINTAN – Dalam upaya mendukung program peningkatan gizi bagi anak sekolah, Babinsa Kelurahan Toapaya Asri, Serma H. Hutabalian dari Koramil 02/Bintim melakukan monitoring kegiatan pembagian Makan Bergizi (MBG) yang diselenggarakan oleh Yayasan Mitra Merah Putih bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bintan, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB di wilayah Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya. Pembagian makanan bergizi diberikan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA.

Adapun sekolah-sekolah penerima program MBG di antaranya:

SPS Berseri, Kp. Sumber Karya — 28 porsi

PAUD Kasih Ibu, Kp. Bukit Indah Km 24  17 porsi

PAUD Bina Sejahtera, Kp. Bukit Gajah Km 25 16 porsi

PAUD Mawar, Kp. Pokok Baru — 20 porsi

TK RA Al Fallah, Jl. Raya Tanjung Uban Km 26 — 29 porsi

SDN 001 Toapaya, Jl. Olahraga Km 25 — 332 porsi

SDN 002 Toapaya, Jl. Gesek Km 22 — 283 porsi

SMPN 17 Bintan, Jl. Tanjung Uban Km 22 — 566 porsi

PPS Darushilmi, Jl. Lintas Barat Km 28 Perum Lembah Damai Asri — 514 porsi

MTs Hidayatullah Bintan, Jl. Bangun Sejahtera Km 27 — 28 porsi

SMAN 1 Toapaya, Jl. Gesek Km 25 — 590 porsi

Total sebanyak 2.423 porsi makanan dibagikan kepada para siswa. Menu yang disajikan meliputi nasi putih, ikan dori fillet saus asam manis, tahu crispy, tumis sawi putih dan wortel, serta buah pisang, dengan indeks biaya sebesar Rp10.000 per porsi.

Serma H. Hutabalian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama yayasan terhadap kesehatan dan kecukupan gizi anak sekolah.

“Kami turut mengawal kegiatan agar berjalan tertib dan tepat sasaran. Diharapkan program ini dapat meningkatkan semangat belajar siswa melalui asupan gizi yang seimbang,” ujarnya.

Program pembagian makan bergizi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *