TAMBELAN – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel TNI dari Koramil 07/Tambelan bersama aparat pemerintah Kecamatan Tambelan melaksanakan patroli gabungan di sejumlah wilayah rawan kebakaran, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan patroli tersebut melibatkan Babinsa Koramil 07/Tambelan Peltu M Hasanuddin bersama unsur pemerintah kecamatan dan perangkat desa.
Patroli dimulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dan berada di bawah kendali Unsur Pimpinan Kecamatan (USPICAM) Tambelan.
Sebelum pelaksanaan patroli, kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Danramil 07/Tambelan Kapten Inf Amsizall bersama Sekretaris Kecamatan Tambelan Sugardi.
Apel tersebut diikuti oleh personel gabungan yang terdiri dari enam orang, yakni satu personel Koramil 07/Tambelan, satu personel Satpol PP, serta perwakilan perangkat desa dari masing-masing desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Tambelan yang bertugas secara bergantian setiap hari.
Adapun sasaran patroli difokuskan pada sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi karhutla, di antaranya Desa Kukup, Desa Kampung Melayu, Desa Batu Lepuk, dan Kelurahan Sekuni, serta beberapa titik lain di wilayah Kecamatan Tambelan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Hal ini mengingat kondisi cuaca saat ini mulai memasuki musim kemarau dengan intensitas panas yang cukup tinggi.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.
Berdasarkan hasil patroli yang dilakukan, wilayah yang menjadi sasaran pemantauan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Dengan demikian, situasi di wilayah Koramil 07/Tambelan hingga saat ini terpantau aman dan kondusif.







