Sabtu, 2 Mei 2015, 08:53 WIB

Novel Baswedan Dijerat Pasal Pembunuhan

 Novel Baswedan Dijerat Pasal Pembunuhan
Novel Baswedan Dijerat Pasal Pembunuhan

delapan6.com KBRN, Jakarta : Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Ia diciduk di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Novel diciduk oleh Bareskrim terkait dengan kasus yang  terjadi pada 2004, yakni dugaan kekerasan yang berujung pada kematian terhadap salah seorang pelaku pencurian sarang burung walet. Kala itu, Novel tengah menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Bengkulu. Pihak keluarga korban menuntut Polri menuntaskan kasus itu.

Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal (Pol) Budi Waseso membenarkan kasus yang terjadi 2004 lalu yang mengakibatkan salah seorang pencuri sarang burung walet tewas akibat terjangan timah panas. Polri ingin menuntaskan kasus itu. Oleh karena itu, penyidik perlu memeriksa kembali Novel.

“Iya ada, jelas ada. Itu keterangan saksi, ahli, korban dan hasil Puslabfor. Itu kejadian ada. Oleh sebab itu, kita selesaikan permasalahan hukum ini,” kata Budi Waseso dalam dialog di salah satu TV nasional, Jumat (1/5/2015).

Budi Waseso menambahkan, penyidik telah menyita senjata milik Novel dan proyektil peluru dari tubuh korban sebagai alat bukti.

“Senjata itu adalah senjata dinas Polda Bengkulu, sudah kita ambil sebagai alat bukti. Proyektil yang ada dari pengangkatan korban sudah kita dapat. Proyektil sudah diperiksa di lab, hasilnya proyektil itu identik dengan senjata yang digunakan Novel. Jadi, barang bukti lengkap,” paparnya.

Novel, lanjut Budi Waseso, akan dijerat dengan pasal pembunuhan.

“Pasti diancam dengan pasal pembunuhan. Itu pasti, karena itu yang dia lakukan,” jelasnya.

Komentar

Informasi